Pasang iklan

Sosialisasikan Keselamatan Jalan, BPTD XI JATIM Gelar Jambore Keselamatan Jalan Untuk Pelajar di Mojokerto

Gema.id Jatim, Mojokerto – BPTD XI (Badan Pengelola Transportasi Darat) Jawa Timur gelar Jambore Keselamatan Jalan di Mojokerto, Trawas, Penanggungan, Lentera Camp.

Kegiatan ini melibatkan perwakilan pelajar tingkat SMP se JATIM, JKJ yang telah diselenggarakan pada tahun keduanya ini diselenggarakan selama 3 hari (6 sampai 8 september 2019).

Joko, Ketua Panitia JKJ 2019 mengungkapkan, kalangan pelajar dengan rentang usia 15 – 25 tahun adalah korban kecelakaan jalan raya dengan persentase paling tinggi hingga saat ini.

“60 persen dari total korban kecelakaan jalan raya adalah pelajar dengan rentang usia 15 – 25 tahun. Terdapat beberapa penyebab diantaranya; kurangnya kemampuan mengontrol emosi”

ungkap Joko, Ketua Panitia JKJ 2019 pada Jumat (6/9/2019).

Perbaikan paradigma dalam upaya pembiasaan bepergian dengan memenuhi prasyaray unsur keselamatan adalah prioritas utama. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman dan kematangan berpikir terkait kesadaran pelajar akan keselamatan berlalu-lintas yang menjadi variabel tertinggi penyebab kecelakaan di jalan raya.

“Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi media untuk sosialisasi keselamatan jalan yang efektif dan edukatif. Melalui jambore, semoga tata nilai keselamatan jalan dapat terbangun agar terlaksana dan terjaga”

Urai Joko

Demi mencapai esensi sosialisasi keselamatan jalan, khususnya bagi pelajar kegiatan serupa dianggap penting untuk terus dilaksanakan dan pertahankan eksistensinya. Lebih jauh, tidak hanya pada tingkat lokal maupun regional, melainkan juga dapat dilaksanakan pada tataran nasional.

Tujuan dilaksanakannya Jambore Keselamatan Jalan ini sendiri adalah meningkatkan keselamatan jalan, mengurangi jumlah korban kecelakaan (khususnya di tingkat pelajar), serta mewujudkan budaya tertib dalam berlalu-lintas.

Berdasar pada data Korps Lalu-Lintas POLRI, diketahui bahwa; terdapat 27.805 kecelakaan lalu lintas di Jawa Timur pada 2019 dengan 1.207 korban jiwa, 166 luka berat, dan 7.568 luka ringan.

Hanura Kelana Irianto, Kepala BPTD Wilayah XI Jawa Timur menjelaskan, bahwa Jambore Keselamatan Jalan adalah agenda tahunan yang telah dimulai sejak tahun lalu oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, BPTD XI JATIM.

“Ini merupakan agenda tahunan yang digelar BPTD Jawa Timur. Tujuannya memberikan edukasi kepada adik-adik kita,”

Ungkap Hanura Kelana Irianto

Sementara itu, Ni Widaningsih, Kepala Sub Direktorat Promosi dan Kemitraaan Keselamatan, Direktorat Pembinaan Kesemalatan BPTD XI JATIM mengaku bersyukur dan merasa bangga atas kepedulian pelajar atas keselamatan berlalu-lintas. Hal tersebut ditandai dengan hadirnya ratusan peserta perwakilan pelajar tingkat SMP se-JATIM.

Ternyata generasi kita yang selama ini kita ragukan ternyata luar biasa. Dengan semangat anak muda dan peduli keselamatan, ini yang harus dipelihara,” ujarnya.

Ujar Ni Widaningsih

Dengan terselenggaranya Jambore Keselamatan Jalan ini, pelajar yang notabenenya masih dalam tahapan pencarian identitas diri dapat menemukan dorongan psikologis untuk lebih terarah pada hal positif, utamanya terkait keselamatan berkendara di jalan raya.

“Anak pada usia ini lagi sering-seringnya coba-coba. Sebelum hal buruk terjadi, pemberian pemahaman kesadaran lalu-lintas yang baik adalah bentuk pencegahan yang real. Jambore ini harus diupayakan untuk menjadi role model untuk misi serupa”

Tegas Ni Widaningsih

Tinggalkan komentar

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)